Antara Waktu dan Sudut Matamu

aku minta waktu sekitar tujuh hingga sepuluh menit, sekedar memberi pengakuan perihal sudut matamu yang bergentayangan dalam ingatan. tak ada yang patut dipersalahkan perihal kemesraan asing yang telah menemani waktu sejak kita bertegur sapa dan memulai ikatan dengan serat yang bahkan lebih tipis dari Shirathal Mustaqim.

jika bertemu kembali, semoga hadiah darimu adalah senyum yang tak pernah selesai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s