Apa Yang Ku Lakukan ?

Aku mengenal engkau yang manja sejak dulu.

*

Engkau lewat dari depan rumah tiap pagi, siang dan sesekali saat senja. Aku berdiam memperhatikan langkahmu yang lugu, dan aura perasaan riang yang tak kunjung padam (mungkin hingga kini), lalu sesekali menggoda ala bocah nakal yang ternyata kesepian. Sebab keriangan yang tampak dari raut wajahmu seakan menghentikan senja untuk pergi meninggalkan terang dan menghadirkan sunyi.

Sesekali aku berjalan ke depan rumahmu, menikmati luas pematang dan aroma sore bercampur pendar api senja yang terlukis pada serat-serat padi, dan mendengar ketenangan yang terhusik oleh gongongan beberapa anjing.

(apa yang ku lakukan ?)

Tidak ada. Seperti mengharapkanmu keluar rumah namun sekaligus tidak menginginkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s