Tanpa Judul

dekap lalu di kota pandan satu malam

mula nestapa-nestapa yang ku rajut

di sekujur bathin ragamu

 

berulang fitri ke fitri

aku kembali lagi kembali

 

kau ingin kapalku berlabuh

batu keras di benak meraja

aku berlayar lagi pada samudera-samudera yang kau tak ingin

 

kemarin aku berhenti

pulang dan tak ada rumah lagi

 

aku pengembara gelandangan

membawa kisah akhir lamaran dengan perpisahan

aku mengenang           -mengerang

dan kau bahagia

 

pada cincin berlapis doa

hanya melingkar pada kenangan-kenangan

jemarimu,

berhias suka pengganti luka yang ku sisa

 

salamku, dengarlah pada nyanyian angin

yang mengarungi lubuk-lubuk rahasia

yang tak pernah siapa tahu

 

jika waktu berhenti

semoga dipertemukan kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s