untuk Ibunda

wahai ibunda

tiadalah tanah ku tapaki yang bukan engkau

tiap-tiap langkah jalanku

berawal            -kembali padamu

 

tiadalah udara ku hirup yang bukan engkau

mula nafas sesak kejutku

jerit-jerit pilu ku akan sakitmu

 

tiadalah air ku  minum yang bukan engkau

air surga berkeran di dadamu

yang menjadikan tubuh siap di tampar dunia

 

tiadalah darah ku mengalir yang bukan engkau

bersama doa-doamu ia deras

padu menghangatkan jiwa

 

tiadalah hidup ku berada yang bukan karenamu

perihmu tangga berpijakku

rintihmu tonggak-tonggak berdiriku

isakmu demi bahagia dan senyumku

 

takkan jauh

aku dalammu

yang takkan pernah waktu merebut dariku

suci duniaku

nikmat surgaku

malaikat langitku

tuhan bumiku

 

maafkan daku

menancap pedang pahit rasa hidup

tepat di kalbumu

maafkan anakmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s