Kemarin

kemarin…

di balik tirai jendela kamarmu

rembulan melirik sayu

diceritakannya segala penjuru

 

tentang senyummu

 

yang melukis aurora

di sudut langit Alaska

 

kemarin…

akal ku sekejap terhenti

diredam suasana hati

 

kemarin…

aku menerka-nerka

kemana angin membawa

 

kemarin…

aku berandai-andai

angkasa kita gapai

 

kemarin…

adalah pertemuan

adalah perpisahan..

 

kemarin…

 

telah hilang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s